Ditulis pada tanggal 26 April 2018, oleh admin, pada kategori Kegiatan, Seminar Nasional

Malang, 22 Maret 2018 – Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Brawijaya bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional yang berjudul “Diplomasi Ekonomi Indonesia terkait Sustainable Development Goals (SDGs) & MIKTA. Terdapat 3 pemateri utama dalam seminar ini yaitu Bapak Muhsin Syihab, S.IP., MA perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, Bapak Wirya Adiwena perwakilan dari The Habibie Center, dan Erik Setyo Santoso perwakilan dari Kepala Barenlitbang Kota Malang.

Acara yang diselenggarakan di Auditorium Nuswantara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dihadiri oleh lebih dari 100 peserta. Untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif dan terstruktur, acara ini dibagi menjadi 2 sesi yang mana sesi pertama membahas mengenai MIKTA dan sesi kedua mengenai Sustainable Development Goals (SDGs). Peserta seminar nasional ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Universitas Brawijaya, akan tetapi juga dari pihak-pihak luar salah satunya dari Universitas Muhammadiyah Malang.

Sesi pertama diawali dengan membahas MIKTA yang merupakan sebuah kemitraan kooperatif dimana nama tersebut diambil dari nama masing-masing negara anggota yaitu Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia. Dalam sesi ini dibahas mengenai bagaimana peluang Indonesia dalam MIKTA untuk aktif dalam dunia internasional terutama melakukan kerjasama yang masih belum dibahas dalam kerjasama yang lain. Fokus yang kemudian diambil antara lain gender equality, cyber security, Sustainable Development Goals, dan ekonomi kreatif,.

Sesi kedua membahas mengenai Sustainable Development Goals yang disampaikan oleh Bapak Muchsin Sihab, Erik Setyo Santoso dan Anggun Trisnanto. Dalam sesi ini disampaikan bagaimana kemudian peran Indonesia dalam perumusan SDGs dan juga bagaimana peran pemerintah daerah khususnya kota Malang, dalam mengimplementasikan SDGs. Selain itu juga disampaikan mengenai bagaimana praktis pembangunan yang sudah dilakukan di Indonesia.

———–

Malang, 22nd March 2018 – International Relations Laboratory of Brawijaya University with Ministry of Foreign Affairs held a national seminar, themed “Diplomasi Ekonomi Indonesia terkait Sustainable Development Goals (SDGs) & MIKTA” (Indonesia’s Economic Diplomacy regarding Sustainable Development Goals (SDGs) &MIKTA). The main speakers during the seminar were Muhsin Syihab, S.IP., M.A. as representative from Ministry of Foreign Affairs, Wirya Adiwena as representative from The Habibie Center, and Erik Setyo Santoso as representative from Barenlitbang Malang.

The seminar was held in Nuswantara Auditorium, Faculty of Social and Political Sciences and was attended by 100 participants. To deliver a more comprehensive and structured information, the seminar was divided into two sessions: the first session discussed MIKTA and the second session discussed the Sustainable Development Goals (SDGs). The participants were not only from Brawijaya University, but also from other institutions such as Muhammadiyah Malang University.

The first session began discussing about MIKTA, a cooperative partnership in which its name comes from the abbreviation of its members: Mexico, Indonesia, South Korea, Turkey, and Australia. This session discussed about Indonesia’s opportunity in MIKTA to have an active influence in international level, particularly in cooperation that had not been negotiated before. Other focuses during the discussion were gender equality, sustainable development goals, and creative economy.

The second session discussed about Sustainable Development Goals which was delivered by Muchsin Sihab, Erik Setyo Santoso, and Anggun Trisnanto. Another topics which were delivered during this session were Indonesia’s role in SDGs formulation and the role of local government, particularly Malang, on the implementation on SDGs. Other than that, delivered as well practical development that had been done in Indonesia.