Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional merupakan salah satu unit kerja Program Studi Hubungan Internasional, FISIP Universitas Brawijaya, yang didirikan dengan tujuan:

  • Meningkatkan mutu dan kualitas pengajaran Ilmu Hubungan Internasional melalui kegiatan praktikum, penyediaan bahan ajar, dan pelatihan bagi mahasiswa di Program Studi Hubungan Internasional.
  • Sebagai salah satu unit pendukung kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi para tenaga pangajar yang pada akhirnya dapat mendukung pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Dalam rangka penyediaan iklim belajar mandiri mahasiswa, Laboratorium ilmu hubungan internasional menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti sumber-sumber bacaan pendukung kuliah dan kompetensi mahasiswa yang dapat diakses secara langsung diruang administrasi laboratorium, yang juga menyediakan fasilitas pendukung lainnya berupa, jaringan internet dan ruangan diskusi.

Dalam rangka pemenuhan kompetensi mahasiswa diluar kegiatan pengajaran, Laboratorium juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendukung berupa:

  • Kegiatan-kegiatan pelatihan yang dilaksanakan secara berkala yang bertujuan untuk mendukung peningkatan hard skill maupun soft skill mahasiswa.
  • Mendukung implementasi metode pembelajaran berbasis Student Center Learning (SCL) dengan membantu pelaksanaan kegiatan praktikum dan pengayaan mata kuliah diluar aktivitas pengajaran.

Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional juga merupakan pusat studi strategis, baik bagi para mahasiswa maupun pengajar Prodi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya untuk menjawab tantangan perkembangan Ilmu Hubungan Internasional kontemporer.

Hal ini akan diimplementasikan melalui penulisan dan penerbitan bahan ajar, penelitian dan pengabdian kepada masyrakat serta kegiatan diskusi-diskusi ilmiah, melalui kegiatan bersama tenaga pengajar dan mahasiswa. Sehingga mata kuliah yang diajarkan juga memiliki produk-produk yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah demi peningkatan pengayaan dan pengamatan keilmuan Hubungan Internasional. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong tenaga pengajar untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan penguasaan keilmuwannya.